J-Inews – Banda Aceh : Pemerintah Aceh melalui Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Aceh resmi membuka Program Language Training for Academic Purpose Test (LTAPT) Tahun 2026 sebagai upaya strategis dalam menyiapkan sumber daya manusia (SDM) Aceh yang unggul, kompetitif, dan mampu bersaing di tingkat global.
Program yang mengusung tema “Jembatan Menuju Dunia” tersebut dibuka secara resmi oleh Kepala BPSDM Aceh, Marthunis, S.T., D.E.A., yang mewakili Sekretaris Daerah Aceh, di Banda Aceh, Senin (6/7/2026).
Dalam sambutan Sekretaris Daerah Aceh yang dibacakan oleh Kepala BPSDM Aceh, ditegaskan bahwa pembangunan sumber daya manusia merupakan investasi paling strategis bagi masa depan Aceh di tengah dinamika persaingan global yang semakin kompetitif.
“Pemerintah Aceh meyakini bahwa investasi terbaik bukan hanya pembangunan infrastruktur fisik, tetapi juga pembangunan sumber daya manusia yang unggul, adaptif, dan berdaya saing global. Penguasaan bahasa asing saat ini bukan lagi sekadar keterampilan tambahan, melainkan telah menjadi kompetensi strategis yang wajib dimiliki,” ujar Marthunis.
Menurutnya, Program LTAPT Tahun 2026 merupakan salah satu instrumen strategis Pemerintah Aceh dalam membuka akses yang lebih luas bagi generasi muda, aparatur, dan masyarakat Aceh untuk melanjutkan pendidikan tinggi pada jenjang magister maupun doktoral melalui berbagai skema beasiswa nasional maupun internasional.
Antusiasme masyarakat terhadap program ini menunjukkan tren yang sangat positif. Dari total 529 pendaftar, hanya 50 peserta terbaik yang berhasil lolos melalui tahapan seleksi administrasi dan wawancara yang dilaksanakan secara objektif dan kompetitif.
Sebanyak 503 orang mendaftar pada jalur Bahasa Inggris dengan 40 peserta dinyatakan lulus, sementara pada jalur Bahasa Mandarin terdapat 26 pendaftar dengan 10 peserta yang berhasil lolos seleksi.
Marthunis menyampaikan bahwa tingginya minat masyarakat terhadap LTAPT menunjukkan meningkatnya kesadaran akan pentingnya penguasaan bahasa asing sebagai modal utama untuk meningkatkan daya saing di tingkat internasional.
“Peserta yang hadir hari ini merupakan individu-individu terbaik yang telah melalui proses seleksi yang ketat. Kami berharap mereka dapat menjadi agen perubahan dan duta pembangunan Aceh di masa mendatang,” katanya.
Program LTAPT Tahun 2026 akan dilaksanakan selama tiga bulan, mulai 6 Juli hingga 7 Oktober 2026. Kurikulum yang diterapkan meliputi Academic English, Academic Writing, persiapan TOEFL dan IELTS, Academic Speaking and Presentation Skills, serta pendampingan intensif strategi memperoleh beasiswa luar negeri.
Selain melibatkan Widyaiswara BPSDM Aceh, program ini juga menghadirkan akademisi dari berbagai perguruan tinggi, praktisi profesional, serta alumni penerima beasiswa internasional untuk memberikan wawasan praktis kepada para peserta.
Pemerintah Aceh juga memberikan perhatian khusus terhadap pengembangan kompetensi Bahasa Mandarin sebagai bagian dari strategi memperkuat kerja sama di bidang pendidikan, ekonomi, investasi, perdagangan, dan transfer teknologi dengan kawasan Asia Timur.
Dukungan terhadap pelaksanaan LTAPT Tahun 2026 turut disampaikan oleh Konsul Jenderal Republik Rakyat Tiongkok di Medan, Mr. Huang He, melalui tayangan video sambutan yang diputar pada acara pembukaan.
Dalam sambutannya, Mr. Huang He menyampaikan apresiasi dan dukungan penuh terhadap penyelenggaraan LTAPT sebagai langkah strategis dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia Aceh menuju tingkat internasional.
“Kami berharap semakin banyak generasi muda Aceh yang dapat melanjutkan pendidikan ke Tiongkok dan menjadi penghubung yang mempererat persahabatan serta kerja sama antara Tiongkok dan Aceh di masa depan,” ujar Mr. Huang He dalam rekaman video sambutannya.
Sementara itu, Kepala BPSDM Aceh menegaskan bahwa keberhasilan peserta LTAPT nantinya bukan hanya menjadi keberhasilan pribadi, tetapi juga merupakan investasi strategis bagi pembangunan Aceh di masa depan.
“Kami berharap seluruh peserta dapat mengikuti program ini dengan disiplin, integritas, dan semangat belajar yang tinggi. Keberhasilan mereka di tingkat internasional nantinya akan menjadi kebanggaan sekaligus representasi marwah Aceh di mata dunia,” tegas Marthunis.
Pada kesempatan tersebut, Kepala BPSDM Aceh secara resmi membuka Program Language Training for Academic Purpose Test (LTAPT) Tahun 2026 dengan mengucapkan Bismillahirrahmanirrahim.
Program LTAPT Tahun 2026 diharapkan menjadi salah satu garda terdepan Pemerintah Aceh dalam menciptakan sumber daya manusia yang unggul, profesional, dan berdaya saing global, sekaligus memperkuat posisi Aceh dalam percaturan internasional.**J-Inews/Â Humas BPSDM
